Breaking News

Rahasia Ericsonian Hipnotis

www.prastisurya.com
Hipnotis adalah ilmu komunikasi menggunakan kalimat tertentu, yang didukung dengan intonasi tertentu dan bahasa tubuh yang sesuai. Sebahagian dari Masyarakat, kata hipnotis dianggap sebuah ilmu yang menggunakan kekuatan gaib atau mahluk halus. Jelas ini salah kaprah. Ada banyak cara mengakses efek hipnotis ini. 

Selain berbagai teknik induksi klasik (memakai bandul, teknik shock, teknik interupsi pola, teknik fokus, dll), ada juga yang menggunakan pola-pola bahasa tertentu. Hipnotis yang menggunakan pola bahasa dikenal sebagai pendekatan modern dan disebut aliran Ericksonian, atau dalam PembelajaranNLP disebut Milton Model. Yakni model bahasa hipnotik yang dikembangkan oleh orang bernama Milton Erickson.

Perbedaan mendasarnya adalah, teknik induksi klasik menempatkan subyek
pada kondisi submisif (tidak berdaya, kalah power) karena cara yang digunakan adalah direct dan autoritarian. Sebaliknya teknik Ericksonian menggunakan
pendekatan indirect dan permisif, yakni memberikan kebebasan bagi subyek
untuk bereaksi terhadap kata-kata si hipnotist.

Pendekatan Ericksonian saat ini lebih populer, karena bisa dipakai di luar
kondisi terapeutis. karena metodenya yang halus dan menggunakan
bahasa, maka prosesnya bisa dilakukan tanpa sepengetahuan si subyek. kita harus sangat menguasai pola-pola bahasa linguistik yang level lanjut.

www.prastisurya.com
Secara sederhana, ada dua pendekatan teknik Eriksonian. Pertama menggunakan pola bahasa tertentu sehingga pikiran sadar terlalu “sibuk” atau “menjadi bingung”. Pada saat yang sama si penghipnotis mengatakan kalimat tertentu yang akan langsung menembus bawah sadar.

Cara kedua adalah, mengatakan pola bahasa tertentu yang keberadaannya memang tidak terdeteksi oleh pikiran sadar. Inilah yang di depan tadi disebut sebagai bahasa yang mengandung kekuatan Presuposisi Hipnotik, yakni penggunaan asumsi yang terselubung (dengan sengaja) dan keberadaan asumsinya tidak bisa dikenali oleh pikiran sadar secara alamiah.