Breaking News

Penyakit Psikologi Yang Dapat Menjangkit Pengguna Sosial Media


1. Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD)
 ADHD merupakan gangguan perkembangan yang umumnya ditemui pada anak-anak. Gejalanya adalah perasaan selalu gelisah, tidak bisa tenang, serta mudah teralihkan pikiran dan perhatiannya. Sehingga, penderitanya nggak akan bisa fokus dalam belajar atau bekerja. Gangguan psikologis ini juga dapat menyerang kamu jika terlalu sering berinteraksi di Sosial Media

Pernahkah Anda tiba-tiba sigap merespon bunyi notifikasi dari ponsel Anda ketika Anda sedang asyik mengobrol dengan teman di dekat Anda? Apabila perilaku tersebut sering terjadi, Anda berpotensi untuk mengidap social (media) anxiety disorder (SAD).

Seseorang takut atas penghakiman buruk dari teman-temannya di jejaring sosial. Kecemasan di sini seperti takut dicap sombong karena tida membalas atau bahkan merasa tertekan ketika temannya unfollow atau mem-block akunnya tiba-tiba.

2. Obsessive Compulsive Disorder (OCD) dan social phobia
OCD adalah ketika seseorang tidak bisa meninggalkan ponselnya sedetik pun ketika sedang menjalani aktivitas lain. Sedangkan social phobia adalah rasa sakit ketika mendapat komentar atau pesan negative dari orang lain di dunia maya. Ini berpotensi memburukkan interaksi di dunia nyata.

3. Fear of missing out (FOMO)
FOMO adalah perasaan tidak nyaman karena melewatkan aktivitas orang lain. Hal ini cenderung membuat seseorang cenderung untuk terus mencari tahu apa yang terjadi pada orang tersebut. Kehidupan orang lain seolah-olah lebih indah dan sangat sayang sekali jika terlewatkan. Orang tanpa sadar mewajibkan dirinya untuk menengok orang tersebut secara berkesinambungan dan terjadwal.
4. DEPRESI
Depresi merupakan istilah umum untuk menggambarkan perasaan sedih yang mendalam, atau tertekan secara berlebihan. Depresi dapat menyebabkan hilangnya minat dan semangat di dalam diri, malas beraktivitas, gangguan pola tidur, bahkan mampu mendorong kamu untuk melakukan bunuh diri. Serem banget, kan?

5. Narcissistic Personality Disorder (NPD)
Kamu mungkin sering dengar istilah "narsis". Yap, kalau orang suka pamer foto dirinya sendiri dengan berbagai gaya di media sosial pasti dibilang narsis. Namun, ternyata, hal ini dapat memicu penyakit psikologis yang berbahaya, loh! Yaitu NPD. Penderita NPD akan menjadi orang yang arogan, egois, dan tidak bisa berempati dengan orang lain. Mereka selalu mengharapkan pujian dan kekaguman dari orang-orang di sekitarnya. Mereka jadi sulit menjalin hubungan dengan orang lain dan rentan terancam depresi.

6. Hypochondriasis
Hypochondriasis merupakan salah satu gangguan psikologis ketika penderitanya merasakan cemas yang berlebihan terhadap kesehatan tubuhnya, atau merasa menderita penyakit serius. Padahal, sebenarnya penyakit tersebut hanya ada di dalam khayalannya.

7. Schizoaffective dan Schizotypal Disorder
Inilah tingkat gangguan kejiwaan yang paling serius. Sebab, Schizoaffective dan Schizotypal Disorder merupakan penyakit mental yang membuat penderitanya mengalami halusinasi, pikiran yang membingungkan, depresi, hingga gangguan ingatan. Bahkan penyakit mental ini mendorong potensi bunuh diri, bahkan membunuh orang lain. Ngeri banget, kan?

8. Body Dysmorphia
Seorang penderita Body Dysmorphic Disorder memiliki rasa takut dan cemas yang berlebihan terhadap suatu kelainan pada bagian tubuhnya. Bukan hanya memperhatikan bagian-bagian tubuh, mereka juga tidak dapat berhenti memikirkan penampilannya, dan selalu ingin terlihat sempurna. Jika menemukan kelainan atau kekurangan pada bagian tubuhnya, mereka akan merasa tertekan dan mengalami depresi.
 
9. AddictionSecara umum, addiction berarti ketagihan. Semakin sering melakukan berbagai aktivitas di media sosial, seseorang akan ketagihan dan ingin melakukannya lagi, secara terus-menerus, dan tanpa henti. Ketagihan ini tentu membuat pola hidup yang normal menjadi berantakan.